Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

AI ChatGPT dan “Aib Intelektual”: Normalisasi Penghapusan Identitas Agama dalam Teknologi Komersial

Gambar
Pendahuluan: Dunia Digital yang Tumpul pada Realitas Manusia Di tengah arus revolusi kecerdasan buatan (AI), salah satu narasi penyangga yang selalu diusung adalah janji tentang perluasan pemahaman manusia dan tercapainya inklusivitas. Namun, betulkah AI—khususnya produk-produk komersial seperti ChatGPT—berdiri di pihak pengetahuan dan keadilan sosial? Atau justru secara diam-diam membantu menghapus jejak identitas minoritas, termasuk identitas keagamaan, demi kepentingan bisnis semata? Studi kasus perubahan nama panggung artis Aarif Rahman menjadi “Aarif Lee” di Hong Kong berikut respons ChatGPT tentangnya, menyingkap sisi gelap teknologi AI yang kerap disembunyikan dari panggung utama opini publik. Tabiat Netralitas Palsu: AI Demi Harmoni Maya atau Bisnis Global? ChatGPT dan AI sejenisnya dirancang dengan prinsip "netralitas", “tidak berpihak”, dan “bebas dari isu sensitif”. Namun, ketiga konsep ini sebetulnya pseudo-neutral—netralitas ya...